{"id":789,"date":"2026-03-04T03:40:49","date_gmt":"2026-03-04T03:40:49","guid":{"rendered":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/?p=789"},"modified":"2026-03-04T03:40:49","modified_gmt":"2026-03-04T03:40:49","slug":"10-makanan-lezat-di-bandung-yang-wajib-dicoba-untuk-setiap-pencinta-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/10-makanan-lezat-di-bandung-yang-wajib-dicoba-untuk-setiap-pencinta-makanan\/","title":{"rendered":"10 Makanan Lezat di Bandung yang Wajib Dicoba untuk Setiap Pencinta Makanan"},"content":{"rendered":"<h1>10 Makanan Lezat di Bandung yang Wajib Dicoba untuk Setiap Pencinta Makanan<\/h1>\n<p>Terletak di tengah rimbunnya pegunungan di Jawa Barat, kota Bandung yang semarak tidak hanya surga bagi pecinta alam tetapi juga surga bagi pecinta kuliner. Dikenal sebagai &ldquo;Parisnya Jawa,&rdquo; Bandung memiliki beragam kuliner yang mencerminkan kekayaan budaya dan warisannya. Dari masakan tradisional Sunda hingga masakan modern yang inovatif, Bandung menawarkan hidangan lezat untuk setiap selera. Berikut adalah 10 makanan yang wajib dicoba di Bandung yang harus dinikmati oleh setiap pecinta kuliner.<\/p>\n<h2>1. <strong>Batagor<\/strong><\/h2>\n<p>Batagor, singkatan dari <em>bakso tahu goreng<\/em> (bakso goreng dan tahu), merupakan jajanan kaki lima yang ikonik di Bandung. Hidangan lezat ini menyajikan potongan tahu yang diisi ikan atau daging cincang, lalu digoreng hingga berwarna keemasan. Disajikan dengan saus kacang yang kental, sedikit kecap manis, dan sedikit jeruk nipis, Batagor adalah simfoni tekstur dan rasa.<\/p>\n<h2>2. <strong>Sate Maranggi<\/strong><\/h2>\n<p>Berasal dari Purwakarta namun sangat populer di Bandung, Sate Maranggi merupakan hidangan daging tusuk yang unik dan beraroma. Berbeda dengan sate khas Indonesia, Sate Maranggi direndam dengan campuran bumbu dan rempah sebelum dipanggang sehingga menghasilkan cita rasa yang kuat. Biasanya disertai dengan <em>ketan bakar<\/em> (nasi ketan bakar) dan sambal.<\/p>\n<h2>3. <strong>Seblak<\/strong><\/h2>\n<p>Bagi pecinta pedas, Seblak wajib dicoba. Hidangan pedas dan gurih ini terdiri dari kerupuk kenyal yang direbus dengan campuran bawang putih, kencur (jahe aromatik), dan cabai. Seringkali, ini mencakup berbagai tambahan seperti telur, ayam, atau makanan laut untuk menciptakan makanan lezat dengan sensasi pedas.<\/p>\n<h2>4. <strong>Nasi Timbel<\/strong><\/h2>\n<p>Nasi Timbel adalah hidangan tradisional Sunda yang sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman lokal yang otentik. Makanannya biasanya terdiri dari nasi kukus yang dibungkus dengan daun pisang, memberikan aroma yang lembut. Sering disajikan dengan ayam goreng, <em>tempe<\/em>, <em>tahu<\/em> (tahu), sayuran segar, dan sambal, menjadikannya hidangan yang lengkap dan gurih.<\/p>\n<h2>5. <strong>Pisang Molen<\/strong><\/h2>\n<p>Pisang Molen merupakan jajanan lezat yang disukai banyak orang Indonesia. Ini pada dasarnya adalah pisang yang dibungkus dengan kue renyah, lalu digoreng hingga berwarna cokelat keemasan. Camilan manis ini biasanya disantap bersama secangkir kopi atau teh aromatik khas Bandung.<\/p>\n<h2>6. <strong>Lotek<\/strong><\/h2>\n<p>Sepupu dari Gado-Gado yang populer, Lotek adalah salad tradisional Sunda yang dibuat dengan sayuran rebus, tahu, dan tempe, semuanya dicampur dengan saus kacang yang kental dan pedas. Ini sering disajikan dengan kue beras atau kerupuk untuk hidangan yang memuaskan.<\/p>\n<h2>7. <strong>Mie Kocok<\/strong><\/h2>\n<p>Hidangan mie unik ini berupa semangkuk kuah kaldu sapi yang mengenyangkan dan menenangkan dengan mie pipih, tauge, dan potongan daging sapi yang empuk. &#8220;Mie Kocok&#8221; mengacu pada gerakan mengocok yang digunakan untuk mencampur bahan-bahan dengan kuahnya, dan biasanya diberi hiasan irisan jeruk nipis, bawang merah goreng, dan taburan <em>koya<\/em> (goreng, remah bawang putih yang dibumbui).<\/p>\n<h2>8. <strong>Cireng<\/strong><\/h2>\n<p>Cireng, short for <em>poros goreng<\/em> (tepung goreng), merupakan jajanan khas Bandung yang terbuat dari tepung tapioka dengan bawang putih dan bumbu lainnya. Adonan dibentuk menjadi lingkaran-lingkaran kecil lalu digoreng. Cireng biasanya disajikan dengan saus kacang atau sambal yang tajam, menawarkan tekstur kontras yang memanjakan indra.<\/p>\n<h2>9. <strong>Itu Cendol<\/strong><\/h2>\n<p>Untuk menenangkan diri dari iklim tropis Bandung, manjakan diri dengan semangkuk Es Cendol. Makanan penutup tradisional Indonesia ini menyajikan mie jeli<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>10 Makanan Lezat di Bandung yang Wajib Dicoba untuk Setiap Pencinta Makanan Terletak di tengah rimbunnya pegunungan di Jawa Barat, kota Bandung yang semarak tidak hanya surga bagi pecinta alam tetapi juga surga bagi pecinta kuliner. Dikenal sebagai &ldquo;Parisnya Jawa,&rdquo; Bandung memiliki beragam kuliner yang mencerminkan kekayaan budaya dan warisannya. Dari masakan tradisional Sunda hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":791,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[30],"class_list":["post-789","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-makanan-enak-bandung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=789"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":792,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/789\/revisions\/792"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media\/791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksokalilarangan.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}